Para Ilmuwan Mendeteksi Uap Air di Atmosfer Satelit Terbesar Jupiter

  • Bagikan

Sriwijayatimes.id, OKU Timur – Bukti uap air di atmosfer Ganymede telah ditemukan untuk pertama kalinya. Ganymede adalah salah satu satelit yang mengitari planet Jupiter.

Ganymede merupakan satelit terbesar di tata surya kita dan memiliki ukuran tiga perempat planet Mars.

Menurut laporan TNW, Selasa, (27/7/2021). Para peneliti menemukan bukti uap air di atmosfer Ganymede, mereka memeriksa kembali data Teleskop Hubble dari dua dekade terakhir.

Para astronom menggunakan data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA untuk mendeteksi uap yang naik dari Ganymede. Temuan ini dapat memberikan wawasan baru tentang atmosfer Ganymede.

Para astronom berspekulasi bahwa lautan luas di bawah kerak esnya yang tebal dapat menampung kehidupan air.

Tim astronom menganalisis hasil pengamatan ultraviolet Ganymede, yang dikumpulkan oleh dua instrumen: Spektrograf Asal Kosmik Hubble pada 2018 dan Spektrograf Pencitraan Teleskop Luar Angkasa (STIS) antara 1998 hingga 2010.

Baca Juga  Mengapa Merkurius Memiliki Inti Besi yang Begitu Besar?

Suhu di satelit Jupiter ini sangat dingin yakni minus 171 hingga minus 297 derajat Fahrenheit pada siang hari. Sedangkan suhu malamnya bisa lebih ekstrim lagi yakni -193C.

Hampir tidak ada atom oksigen di atmosfer Ganymede. Namun kemudian para astronom menemukan bahwa sekitar tengah hari di dekat khatulistiwa, suhu Ganymede menjadi cukup hangat bagi permukaan es untuk melepaskan atau menyublim sejumlah kecil molekul air.

NASA mengatakan penemuan itu juga akan menguntungkan misi JUICE ke Jupiter. Dijadwalkan untuk diluncurkan pada 2022, yang akan mencari wawasan lebih lanjut tentang Ganymede sebagai satelit.

(irz)

  • Bagikan