Google Akan Suntik Mati Android Versi Lawas, Segera Periksa Versi Android HP Anda

  • Bagikan

Android 1.1 Beta

Beberapa bulan kemudian versi Android 1.1 Beta diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2009. Sama seperti pendahulunya yakni Alpha versi Android belum dirilis secara komersial, hanya diperuntukan untuk satu perangkat. Pembaruan ini dilakukan untuk memperbaiki bugs dan meningkatkan beberapa fitur seperti rincian lokasi pada aplikasi maps serta fitur menyembunyikan dan menampilkan tombol panggilan.

Android 1.5 Cupcake

30 April 2009 android versi android 1.5 Cupcake diperkenalkan secara komersial. Versi Cupcake merupakan generasi pertama yang dirilis secara komersial. Beberapa fitur yang dimiliki Android Cupcake seperti dukungan akan rotasi layar otomatis, widget, dan keyboard virtual.

Android 1.6 Donut

Versi 1.6 Donut dirilis pada tanggal 15 September 2009. Pada versi Donut ini Android menambahkan beberapa fitur seperti persentase daya baterai, dukungan gestur, fasilitas pencarian di android market atau yang sekarang kita kenal dengan play store.

Android 2.0 Eclair

Pembaruan Android versi 2.0 diberi nama Eclair dan pada versi ini terdapat beberapa fitur seperti multi touch, live wallpaper, perubahan tampilan antarmuka dan dukungan browser untuk HTML5. Eclair dirilis tanggal 26 Oktober 2009.

Android 2.2 Froyo

Pada tanggal 20 Mei 2010 Android kembali meluncurkan versi terbarunya yaitu versi 2.2 Froyo. Pada versi Froyo ini Android sudah mulai dikenal luas oleh vendor atau pabrikan ponsel. Pembaruan Android 2.2 membawa beberapa fitur unggulan seperti memperbesar gambar pada galeri dengan gestur, peningkatan fitur USB tethering dan hotspot WIFI serta dukungan animasi GIF pada web browser.

Android 2.3 Gingerbread

Versi 2.3 Gingerbread dirilis pada tanggal 6 Desember 2010 dengan menambah beberapa fitur seperti dukungan NFC, fitur copy atau paste dengan memilih kata melalui layar yang ditekan serta dukungan beberapa sensor lainnya.

Android 3.0 Honeycomb

Diperkenalkan pada tanggal 22 Februari 2011. Versi Android ini dikhususkan untuk perangkat tablet PC, dengan membawa beberapa fitur yang ditujukan untuk komputasi bisnis pada tablet. Fitur yang dimiliki Android Honeycomb seperti dukungan prosesor multi core, dukungan obrolan video dengan Google Talk dan percepatan saat berpindah aplikasi yang sedang berjalan dengan fitur multitasking recent apps.

Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Versi yang diluncurkan pada tanggal 19 Oktober 2011 ini, membawa fitur yang dimiliki oleh Honeycomb untuk bisa berjalan pada smartphone yang sebelumnya hanya ditujukan untuk tablet PC. Selain fitur yang sebelumnya ada di Honeycomb, versi 4.0 juga menambahkan beberapa fitur lain seperti perbaikan antarmuka dan kostumisasi widget.

Android 4.1 Jelly Bean

Android 4.1 Jelly Bean dirilis pada tanggal 27 Juni 2012. Pengembangan versi Jelly Bean lebih berfokus terhadap peningkatan performa tampilan antarmuka. Fitur terbaru yang disematkan pada versi Jelly bean adalah keyboard yang bisa dikostumisasi oleh pengguna dan dukungan gestur pada keyboard, UI yang lebih smooth, dukungan tampilan nirkabel, widget yang bisa diatur dan disesuaikan ukurannya.

Baca Juga  Thamuz Mobile Legend Akhirnya Di Nerf Moonton

Android 4.4 KitKat

Beberapa fitur yang dibawa android KitKat seperti WebViews yang berbasiskan Chromium, pengoptimalan kinerja terhadap perangkat dengan spesifikasi rendah, dukungan sensor batching dan step detector. Versi 4.4 ini diresmikan pada tanggal 31 Oktober 2013.

Android 5.0 Lollipop

Versi Android selanjutnya adalah versi 5.0 Lollipop yang dirilis pada tanggal 25 Juni 2014. Pada versi ini Android tidak hanya menjadi sistem operasi pada perangkat smartphone, namun juga telah berjalan pada perangkat mobile lainnya seperti Android TV dan juga Google Fit. Beberapa fitur yang ditambahkan pada versi ini adalah user interface yang mengikuti desain Google yaitu material design dan fitur factory reset protection untuk menjaga smartphone agar tidak di reset apabila hilang.

Android 6.0 Marshmallow

Android 6.0 Marshmallow di perkenalkan pada tanggal 5 Mei 2015. Fitur yang dibawa oleh versi Android Marshmallow adalah dukungan sensor sidik jari untuk mengakses smartphone, fasilitas menjalankan beberapa aplikasi pada tata letak layar dengan dukungan multi window, dukungan platform virtual reality, dan kemampuan dalam mengurangi pemakaian bandwidth pada mode data saver.

Android 7.0 Nougat

Diperkenalkan pada tanggal 19 Oktober 2016 Android 7.0 Nougat berfokus pada peningkatan performa user interface sehingga lebih intuitif dan penggunaan aplikasi secara bersamaan lebih banyak pada fitur multi window. Selain peningkatan fitur tadi, Android Nougat juga menambahkan beberapa fitur lain seperti dukungan cahaya malam atau mode malam, keyboard default yang dapat mengirim animasi GIF langsung dan dukungan panggilan multi-endpoint.

Android 8.0 Oreo

Nama Oreo dipilih Android untuk digunakan pada versi Android 8.0 yang diluncurkan pada bulan Agustus 2017. User interface pada Android Oreo lebih simpel agar memudahkan dalam mengakses aplikasi. Pembaruan pada versi Oreo membawa beberapa fitur seperti fitur Autofill yang memberikan kemudahan dalam mengisi formulir misal, dukungan gambar dalam gambar dan pengoptimalan booting agar lebih cepat.

Android 9.0 Pie

Android 9.0 Pie merupakan versi Android terbaru yang dirilis pada bulan Agustus 2018. Fitur unggulan yang dimiliki oleh versi 9.0 Pie ini adalah kemampuan AI atau kecerdasan buatan. Dengan fitur AI smartphone kamu akan menganalisa dan mempelajari pola pemakaian kamu menggunakan smartphone secara otomatis. Selain itu fitur lainnya yang diusung seperti Adaptive Brightness yang akan menyesuaikan kecerahan layar secara otomatis dan dukungan pada ponsel bezel less.

Android 10

Nama Android berikutnya yang paling terbaru tidak diberi nama seperti pendahulunya yang berkaitan dengan makanan manis. Versi Android terbaru diberi nama Android 10 untuk memperingati bahwa Android telah mencapai 1 dekade secara komersial. Versi Android 10 lebih berfokus pada penyempurnaan mode malam atau gelap serta peningkatan fitur sound amplifier untuk mengatur kualitas audio.

(Tim Ulas Gadget Sriwijyatimes.id)

  • Bagikan